FIBONACCI

Tentang Fibonacci 

Level perbaikan Fibonacci adalah 0.236, 0.382, 0.500, 0.618, 0.764.

Pedagang menggunakan level perbaikan Fibonacci sebagai level support dan perlawanan. Karena banyak pedagang melihat level yang sama ini dan menempatkan order pembelian dan penjualan pada level tersebut untuk memasuki perdagangan atau menempatkan stop, level support dan level perlawanan menjadi ekspektasi yang terisi sendiri.

Level perluasan Fibonacci adalah 0, 0.382, 0.618, 1.000, 1.382, 1.618

Pedagang menggunakan level perluasan Fibonacci sebagai level pengambilan keuntungan. Sekali lagi, karena banyak pedagang melihat level yang sama ini dan menempatkan order pembelian dan penjualan pada level tersebut untuk mendapatkan keuntungan, alat ini biasanya berhasil dengan ekspektasi yang terisi sendiri. Untuk menerapkan level-level Fibonacci pada grafik Anda, Anda perlu mengidentifikasi poin-poin Swing High dan Swing Low-nya. Sebuah Swing High adalah satu candlestick dengan minimal dua high yang lebih rendah pada kedua sisi kanan dan kiri candlestick itu sendiri. Sebuah Swing Low adalah satu candlestick dengan minimal dua low yang lebih tinggi pada kedua sisi kanan dan kiri candlestick itu sendiri.

Lanjot »»  

MOVING AVERAGE

Mengenal Moving Average
 
Sebuah moving average adalah suatu cara untuk menghaluskan perilaku harga. Ada banyak jenis moving average. 2 Jenis yang paling umum yaitu : Moving Average Sederhana dan Moving Average Eksponensial.
  • Simple moving average adalah bentuk moving average yang paling sederhana, tetapi bentuk ini sangat rentan terhadap spike.
  • Exponential moving average lebih menambah bobot terhadap harga saat ini dan oleh karenanya menunjukkan kepada kita apa yang sedang dilakukan para pedagang saat ini.
Jauh lebih penting mengetahui apa yang sedang dilakukan para pedagang saat ini daripada melihat apa yang mereka lakukan minggu lalu atau bulan lalu. Moving average sederhana lebih halus daripada moving average eksponensial. Moving average yang periodenya lebih lama itu lebih halus daripada moving average yang periodenya lebih pendek. Moving average yang halus itu lebih lamban merespons terhadap perilaku harga tetapi akan menyelamatkan Anda dari spike dan tanda palsu.
Namun demikian, karena moving average ini reaksinya lamban, moving average ini bisa memperlambat Anda untuk melakukan perdagangan dan bisa menyebabkan Anda kehilangan beberapa peluang bagus. Cara terbaik untuk menggunakan moving average adalah dengan mem-plot jenis-jenis yang berbeda pada sebuah grafik sehingga Anda dapat melihat baik pergerakan jangka panjang maupun pergerakan jangka pendeknya.


Lanjot »»  

MENGATUR MANAJEMEN KEUANGAN FOREX


Bagaimana Mengatur Manajemen Keuangan Forex

Manajemen Modal (money management) dalam artian finansial adalah sebuah proses penempatan modal di masa kini dan perencanaan modal di masa datang. Proses penempatan manajemen modal tersebut, lama-kelamaan mengalami evolusi dan terus menyesuaikan diri dengan wadahnya sehingga akhirnya memiliki banyak keragaman persepsi.

Tipe-tipe Manajemen Modal

Metode Manajemen Modal memiliki banyak variasi, namun umumnya metode yang ada paling tidak masuk dalam dua katagori, yakni “add winning” or “add loosing”. Menambah pada posisi untung, jika tidak menggunakan asumsi penggandaan naik (doubling up) maka pilihan jatuh pada Pyramiding. Dan jika manajemen modal menggunakan prinsip tersebut, maka pilihan jatuh pada metode Anti Martingale. Dan Menambah pada posisi rugi, akan masuk dalam dua katagori manajemen modal. Menggunakan prinsip penggandaan menurun (doubling down) maka jatuh pada katagori Martingale, dan jika tidak menggunakan prinsip tersebut, maka pilihan manajemen modal jatuh pada Averaging.
1.      Martingale
Martingale dapat diartikan sebagai proses mendapatkan keuntungan sekaligus menutup kerugian dari transaksi sebelumnya dengan keuntungan pertama dari transaksi selanjutnya, melalui penggandaan modal.
Sehingga, setiap kali nilai manajemen modal menurun, ukuran transaksi selanjutnya meningkat. Dengan kata lain, manajemen modal Martingale memilki karakter dasar ; resiko meningkat sesuai dengan meningkatnya kerugian. Jika seorang trader mengalami kerugian dalam satu kali perdagangan, maka ukuran lot dalam perdagangan kedua harus meningkat, dalam hal ini menjadi 2 lot. {break}.
Cara kerja manajemen modal Martingale akan menjadi seperti ini:
  • 1 lot transaksi loss x 50 points = -$500
  • 2 lot transaksi loss x 50 points = -$1,000
  • 4 lot transaksi loss x 50 points = -$2,000
  • 8 lot transaksi loss x 50 points = -$4,000
  • 16 lot transaksi profit x 50 points = +$8,000
  • Total lot = 31
  • Total Loss = -$7,500
  • Total Profit = +$8,000
  • Net Profit/ Loss = $500
  • Total Equity = $50,500
Metode manajemen modal Martingale hanya membutuhkan sekali kemenangan dalam sekian (n) kali perdagangan, untuk menutupi seluruh kerugian akibat perdagangan sebelumnya dan sekaligus meraup keuntungan. Contoh manajemen modal diatas membahas bahwa pada transaksi kelima, anda memperoleh keuntungan sebesar $8,000 untuk 8 lot yang berarti profit bersih sebesar $500 setelah 4 kerugian berurut.
2.      Anti Martingale
Dari namanya, metode manajemen modal ini sudah menjelaskan posisinya. Secara kontras dengan Martingale, Anti Martingale tidak akan menggandakan posisi ketika mengalami kerugian. Penambahan hanya terjadi jika posisi dalam keadaan untung. Jadi, resiko manajemen modal akan ditingkatkan sesuai dengan peningkatan keuntungan, tujuannya adalah agar keuntungan yang dicapai semakin tinggi.   
Keunggulan yang bisa kita ambil dari manajemen modal ini adalah potensi Anti Martingale dalam menciptakan keuntungan bola salju. Semakin jauh perjalanan semakin besar keuntungan.
Kelemahannya akan muncul ketika harga mengalami konsolidasi atau reversal. Jika tidak cepat dintisipasi, akumulasi keuntungan manajemen modal tersebut dengan cepat bisa surut
3.      Cost Averaging
Definisi paling mudah bagi metode manajemen modal ini adalah “menambah pada posisi rugi”. Sekilas, metode manajemen modal ini memiliki kemiripan yang sangat dengan Martingale Averaging, karena keduanya menitik beratkan penambahan posisi pada saat transaksi sebelumnya mengalami kerugian.
4.      Pyramiding
Manajemen modal Pyramiding, adalah kebalikan secara total dari metode Cost Averaging. Yakni; “menambah pada posisi untung”. Manajemen modal seorang trader mengalokasikan dananya sebesar $10,000 untuk trading EUR/USD, dan membeli 2 lot diharga 1.2900, dan akan kembali membeli 2 lot jika harga Euro mencapai 1.3000, dan seterusnya, maka Devy hanya membutuhkan 5 kali transaksi dengan trend bergerak 400 poin untuk membuat return 200%.
Logika dibalik Pyramiding adalah jika pasar bergerak sesuai dengan yang diharapkan, maka kemungkinan besar trend sedang terjadi. Dan tambahan posisi perlu dilakukan dengan harapan pasar akan meneruskan arah sesuai dengan trend, dan manajemen modal ini bisa sangat powerful dalam menciptakan keuntungan. Namun bagaimanapun, setiap metode manajemen modal memiliki kelemahan tersendiri. Pyramiding bisa juga mengecewakan jika harga bergerak tidak sesuai dengan perkiraan atau harapan sebelumnya.{break}
5.      Fixed Fractional Position Sizing
Manajemen modal jenis ini beserta variasinya merupakan metode yang pernah terbanyak dan paling direkomendasikan oleh trader profesional dan mungkin kita disadari atau tidak telah menggunakan metode manajemen modal ini sejak lama. Secara sederhana, Manajemen modal Fixed Fractional method adalah penentuan ukuran posisi secara tetap (fixed) berdasarkan persentase manajemen modal tertentu dari jumlah jumlah modal.
Review
  • Manajemen modal berkaitan dengan resiko untuk setiap transaksi.
  • Ada dua jenis konsep manajemen modal yaitu berdasarkan transaksi terakhir dan berdasarkan ekuiti.
  • Jenis manajemen modal pada umunya menambah posisi pada saat untung atau rugi dengan jumlah lot tetap atau dengan penggandaan.
  • Melalui Fixed Fractional Anda dapat memilih persentase resiko yang ingin digunakan.
  • Semakin tinggi persentase resiko terhadap ekuiti, semakin sedikit transaksi rugi yang mampu Anda terima.


Lanjot »»  

CAFE TRADER PALEMBANG


The Forex Quotes are Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal.